Kamis, 22 Januari 2009

DUNIA FACE BOOK

. Kamis, 22 Januari 2009
18 komentar

HAi teman BloggerKu yg saya cintai dan saya hormati...

Enak banget yah klo main FACEBOOK atau biasa disingkat FB...
Hm..... TEntunya selain interaktive banget... juga Gak berat kayak FRIENDSTER..

Sekarang ni, sy malah malas buka FS... Gak enak..
MAlan tiap harinya selalu ONLINE di FB... MEnyanangkan..
Yang buat saya senang juga adalah bisa WALL Ma RINI IDOL...
Uenak Tenan Rek..

Hahaa...
Klo teman2 Blogger mau jadi teman aku di FB..

Ni alamat FBNya

"MINGTO ALFRED MANGINDAAN"

Salam blogger...........

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, 24 Desember 2008

Sekarang dah di BAndung

. Rabu, 24 Desember 2008
24 komentar

Akhirnya selama dua Jam dari GArut, sampailaj ke TERMINAL CICAHEM BANDUNG. Saya mengelilingi mata. Mencari cewek-cewek cantik. Abisnya bandung sudah terkenal banget dengan cewek-cewek cantiknya. Tapi di TERMINAL CICAHEM banyakan orang tua sih...
Kemudian, sesuai dengan petunjuk teman, saya naik angkot yang tujuan LEDENG dan nanti turun di HOTEL ENHAII.

Saya pun dan Samsul naik angkot jurusan LEDENG. Sempat khawatir sih, sebab dalam mobil itu hanya penumpangnya hanya kita doank.
"pak, turun di HOTEL ENHAII yah!"
"ia", jawab sang BAPAK SOPIR yang kelihatannya baek banget.

Tak lama kemudian, ada seorang cwek cantik naik angkot. Astaga... Percaya dan gak percaya... wajahnya persis banget dengan MULAN JAMEELA. Aduh.. mataku sampai melek melihatnya. ISeng-iseng bertanya ah...

"neng.. klo hotel ENHAII masih jauh gak sih?"
"oh... masih jauh."
"Neng turunnya lewat di Hotel ENHAII gak?"
"Gak, saya cuma disitu doank kok," jawabnya sedikit JUTEK.

Kemudian wanita cantik itu mengambil sesuatu dari tasnya. Ternyata sebuah cermin dan Ngaca. Hmm... Memang sangat cantik deh........

Lama kelamaan Angkot yang angkat membawa kami ke LEDENG penumpangnya semakin rame saja. Gila.. pakaiannya orang-orang BANDUNg bagus2 banget. LAIN banget yah dengan KOTA YOGYA yang penuh dengan kesederhanaan. Hm... Kota BAndung indah banget. Pokoknya jauh dan sangat jauh berbeda dengan Bandung.

Beberapa jam kemudian berhenti. Dia menoleh ke belakang dan melihat kita berdua. Saya memperhatikan di sekelilingKu. Iya, dah sampai di HOTEL ENHAII. Kami berdua pun turun dan membayar Angkot 5ribu rupiah/orang. Mahal yah??? Untung saja temanKu sudah ada di depan HOTEL ENHAII itu dengan motornya. Kita pun dibawa ke Kostnya.

Tiba di Kostnya, saya langsung merebahkan diri di kasurnya. Hmm... empuk banget. Entah.. gimana selanjutnya sebab saya langsung tertidur PULAS....

Besoknya saya terbangun. Banyak sekali SMS masuk. Ada dari Vitri, Githo, Irna (mantan pacar) dan DAslian. Pas, paginya sekitar jam 8.00 saya langsung ketempat DAslian. Saya membawa semua barang-barangKu. Rencana mau menginap disana, maksudnya bukan di kostannya Daslian, tapi di Kostan teman juga yang dekat dengan Kostannya. Saya naik angkot lagi jurusan POLTEKPOS. Hm... Daslian akan menjemput kami di dekat situ. Pas, angkotnya meminta kami turun, Sudah ada Daslian. Kami pun akhirnya dibawa ke kostannya dulu.

Ada Kisah selanjutnya lagi nih.... bagian Terakhir. JUDULNya yaitu KEMBALI KE YOGYA




Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 19 Desember 2008

Part II: Masih Di GArut

. Jumat, 19 Desember 2008
10 komentar

Sebelum bercerita... saya pingin nanya nih buat teman2Ku semua, khususnya pecinta BLOG? Sudah pada taw belum sih SURF JUNKY, Tuh Situs untuk Menambah uang jajan kita! Katanya sih situs Bohongan. PAdahal uangku yang sudah terkumpul nih sudah $5, Ada yang taw gak sih? Jika Anda yang belum taw.. Silahkan daftar saja. di www.surfjunky.com

Mohon Infonya yah!!!! Tentang SURF JUNKY ini.

Lanjut Ceritanya.......

PAginya harinya, Githo mengajak saya dan Samsul ke Puncak yang kebetulan sekali tidak jauh dari rumahnya. Sekitar 2 Km. Hm.... Katanya dingin banget. Untung saja saya membawa Jaket yang tebal. Memang sih, kayaknya Puncak itu sangat dingin. Dilihat dari tempatnya Githo, Puncak itu diselimuti oleh kabut.... Hi....

Kami pun akhirnya beranjak. Di sepanjang jalan, kami menikmati indahnya tumbuhan Strawberry. Hm... Kayaknya asyik banget tuh untuk di makan. Sayang sekali itu bukan miliknya Githo. Kalau miliknya, saya langsung memintanya. Kelihatannya lezat sekali sih tuh Strawberry.

Sudah setengah perjalanan yang kita tempuh. Kaki pun sudah terasa pegal. Habisnya naik puncaknya tinggi banget. Untuk menghilangkan rasa pegal itu, sengaja saya menelpon Vitri. Hmm... dia lagi ngapain yah??
"ia nih kak, baru bangun. Kakak sekarang ada dimana?" Tanyanya lewat telepon.
"wah.. kakak sedang di puncak nih dekat rumah Githo."

Perbincangan itu pun terus berlanjut. Kita berdua akhirnya semakin mesara saja lewat telepon. Si Vitri enak sekali yah di ajak ngobrol. Sejam ngobrol dengannya lewat telepon, serasa hanya 10 menit saja. Mungkin saking asyiknya.

Tak lama kemudian, kita akhirnya sudah sampai di puncaknya. Kita berhenti dan duduk sambil berfoto-foto.

Kota GArut yang banyak dikenal orang adalah Kota Dodol memang sangat indah. tapi Alangkah enaknya klo saya menghabiskan waktu ke Bandung saja. Saya teringat dengan mantan pacarKu saat itu. Namanya Irna. Dia Kuliah di Unpas mengambil Jrusan PUBLIC RELATION. Saya pun akhirnya berencana menghabiskan waktu ke Bandung.

Githo tentunya kaget dengan rencanaKu ini. Apalagi, secara mendadak, jam 6 sore nanti, saya sudah ke Bandung. Teman saya di Bandung, sudah siap menampungku di kostannya. Wah... Bandung kayak gimana yah???


Jam 18.00 waktu setempat... Saya dan Samsul menunggu bis yang akan membawa kami ke Bandung. Aku tahu, Githo mengkhawatirkan Kita berdua. Dia ragu, dua orang sahabatnya ini akan tersesat di bandung. Kota yang cukup lumayan besar. Setidaknya, dia harus mengagumi kita berdua. Karena kita termasuk orang yang sangat berani. Pergi ke kota orang dengan hanya bermodalkan uang. Ia kan??

BisNya pun akhirnya nongol juga. Wah.. senang sekali hatiku. Dua jam lagi, saya akan menghirup udara dinginnya Bandung. Sebelum berangkat, saya SMS V3 kalau saya mau Ke Bandung.

"kapan kak?" tanyanya lewat SMS.
"sekarang," jawabKu.

Vitri pun kaget mendengarnya. Hati-hati, sarannya.KIta berdua naik bis. Githo melambaikan tangannya. Masih terlihat jelas gurat wajahnya yang meragu. Saya langsung SMS teman yang akan menampungKu di kostannya selama beberapa hari.

Sayang sekali, dia tidak bisa menjemput kami di Terminal CIcahem. Dia hanya memberi Rute jalan dan Angkot yang akan kita naiki. Waduh, gmn nih? Turunkah? Itu tidak mungkin. Tetap lanjut, batinKu berkata demikian.

Temukan cerita seruNya. Kisah saya dan Sahabat pergi Ke Bandung dengan keberanian. Padahal kita berdua masih buta dengan Bandung.

Bersambung lagi.......
bagaimana apakah bisa ?

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
Mingto is proudly powered by Mingtoit | Template by Buat Sendiri dong